Nasser Abu Sharif, Minggu (24/12/2023) mengatakan, "Masyarakat dunia sudah menyadari substansi organisasi-organisasi internasional, Amerika Serikat, dan Israel, serta tujuan-tujuan anti-kemanusiaan mereka."
Ia menambahkan, "Bangsa Palestina, juga telah mengungkap esensi nilai-nilai yang mendominasi pemerintahan-pemerintahan dunia, yang dikenal sebagai nilai-nilai kemanusiaan."
Menurut Abu Sharif, orang-orang Amerika, dengan berbagai dalih menciptakan pemberontakan di negara lain untuk menyulut perang saudara, karena mereka tidak percaya pada omongannya sendiri, dan tidak menganggap hak asasi manusia sebagai sesuatu yang bernilai.
"Sepertiga syuhada Gaza adalah perempuan dan anak-anak, tapi mengapa Amerika Serikat, tidak melindungi perempuan dan anak-anak Palestina, dan tidak berbicara apa pun tentang mereka," imbuhnya.
Wakil Jihad Islam menegaskan, "Orang-orang Amerika, mengklaim membela HAM, tapi diam menghadapi pembunuhan rakyat Palestina, meski demikian Gaza dan Palestina, akan melanjutkan perlawanan, dan hanya Iran, yang mendampingi orang-orang tertindas dalam perlawanan ini, dan berdiri di hadapan penjajah." (HS)
342/